Interaksi Simbolik Tim Pendukung LGBT Pada Piala Dunia 2022

Authors

  • Zelfi Nanda Gustina Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.70704/bc.v2i1.124

Keywords:

Interaksi Simbolik, LGBT, Piala Dunia 2022

Abstract

Abstrak: Piala Dunia (World Cup) merupakan turnamen sepak bola terbesar yang dilaksanakan empat tahun sekali oleh FIFA. Adanya kejuaraan piala dunia ini dimanfaatkan oleh negara-negra yang telah melegalkan LGBT untuk mengampanyekan LGBT melalui simbol dan atribut yang digunakan pemain serta penonton. Penelitian ini menganalisis interaksi simbolik yang dilakukan  tim nasional yang melakukan  Kampanye LGBT melalui piala dunia 2022. Melalui metode kualitatif deskriptif, dengan memahami data yang diambil dari media social dan berita online juga beberapa buku terkait menghasilkan interaksi simbolik yang ditunjukan oleh tim pendukung LGBT pada Piala Dunia 2022. Interaksi simbolik didasarkan pada ide-ide tentang individu dan interaksinya dengan masyarakat. Esensi interaksi simbolik adalah suatu aktivitas yang merupakan ciri manusia, yakni komunikasi atau pertukaran simbol yang diberi makna. Perspektif ini menyarankan bahwa perilaku manusia harus dilihat sebagai proses yang memungkinkan manusia membentuk dan mengatur perilaku mereka dengan mempertimbangkan ekspektasi orang lain yang menjadi mitra interaksi mereka. Menurut Mead tertib masyarakat akan tercipta apabila ada interaksi dan komunikasi melalui simbolsimbol.  Menurut Mead, teori interaksi simbolik juga dipengaruhi oleh teori Darwin dengan artian manusia terus hidup berkelanjutan dengan mengalami perubahan terus menerus. Sesuai dengan pemikiran-pemikiran Mead, definisi singkat dari tiga ide dasar dari interaksi simbolik adalah : mind (pikiran), self (diri pribadi) dan society (masyarakat).

Downloads

Published

2023-01-28